Akhir zaman digambarkan dengan manusia yang tak segan mengucapkan kata-kata keji dan kotor hingga menjadi kebiasaan. Selain itu, manusia semakin mengedepankan egoisme dan memutus tali persaudaraan antarsesama.
Rasulullah bersabda: "Kiamat tidak terjadi sehingga seorang laki-laki berlalu di hadapan kuburan orang lain, lantas mengatakan : 'Duhai, andaikata aku menggantikan posisinya." (HR. Bukhari dan Muslim)
Riwayat serupa juga menyebutkan, "Demi Zat yang jiwaku di tangan-Nya, tidak akan musnah (dunia ini) sehingga ada seorang laki-laki berlalu di kuburan orang lain, lantas berguling-guling di atas tanahnya dan mengatakan: 'Duhai, andaikata aku menggantikan posisi penghuni kuburan ini!', padahal ia sama sekali tidak memiliki agama, (itu dilakukannya) semata-mata karena cobaan." (HR. Muslim)
Kondisi ini menggambarkan bagaimana cobaan yang dihadapi manusia di dunia sedemikian berat, sehingga mereka memilih kematian daripada kehidupan. Saat ini, banyak kasus manusia yang memilih untuk mengakhiri hidupnya lantaran tak kuat menghadapi cobaan yang diberikan.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, beliau berkata Rasulullah SAW bersabda,
"Ada dua golongan manusia yang akan menjadi ahli neraka namun belum aku jumpai di zaman ini: Pertama, sebuah kaum yang selalu memegang cambuk seperti ekor sapi, yang mereka cambukkan kepada manusia, dan kedua ialah kaum perempuan yang suka memakai pakaian yang tidak menutup aurat, suka melenceng dari ketaatan, tidak menjaga farji mereka, kepala mereka seperti punuk unta (karena rambut yang nampak), mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, dan aroma surga sangat jauh dari mereka yakni berada di tempat yang ditempuh dengan sekian bulan sekian hari " (HR. Muslim)
Hadits ini menunjukkan perilaku perempuan di akhir zaman yang dengan segan memperlihatkan auratnya dan tidak menaati syariat Islam. Disebutkan bahwa perempuan akhir zaman ini tidak akan masuk surga, bahkan tidak mampu mencium bau surga.
"Dari Abdullah bin Mas'ud yang berkata: Rasulullah bersabda: 'Sungguh, menjelang kiamat, kesaksian palsu dan disembunyikan kesaksian benar.'" (HR. Ahmad)