Ia juga mendorong generasi muda untuk "mengadopsi" seorang kakek atau nenek dan mempelajari lebih jauh tentang kehidupan, tantangan, serta harapan mereka di masa depan.
Pada 1977, Senator Randolph bersama sejumlah senator lainnya mengajukan resolusi bersama kepada Senat untuk meminta presiden menetapkan hari Minggu pertama setelah Labor Day setiap tahun sebagai National Grandparents' Day. Kongres kemudian mengesahkan aturan tersebut.
Pada 3 Agustus 1978, Presiden Jimmy Carter menandatangani proklamasi yang menetapkan Hari Kakek dan Nenek Nasional. Peringatan tersebut kemudian untuk pertama kalinya dirayakan pada tahun berikutnya.
Tanggal 13 September 2026 juga ada peringatan Hari Berpikir Positif di Amerika Serikat. Peringatan tahunan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat menumbuhkan sikap optimistis dan melihat sisi positif dalam kehidupan.
Selain itu, peringatan ini juga menyoroti besarnya pengaruh pola pikir positif terhadap kesejahteraan emosional dan kesehatan secara keseluruhan. Momen ini dapat dimanfaatkan untuk melatih rasa syukur, melihat tantangan dari sudut pandang berbeda, dan menebarkan energi positif kepada orang-orang di sekitar.
Hari Berpikir Positif pertama kali diperingati pada 2003. Gagasan ini dicetuskan oleh seorang pengusaha asal Amerika Serikat yang ingin mendedikasikan satu hari khusus untuk merayakan sikap positif dan berpikir positif, tujuannya adalah mendorong setiap orang untuk selalu memiliki sikap positif.
Berpikir positif memberikan berbagai manfaat. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa pola pikir positif tidak hanya baik bagi kesejahteraan emosional, tetapi juga kesehatan mental.
Sikap ini dinilai dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung serta mengurangi stres dan kecemasan. Penelitian juga menunjukkan bahwa berpikir positif dapat memperpanjang usia dan membantu seseorang tetap sehat lebih lama. Bahkan, pola pikir positif disebut dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit ringan, seperti flu.
Ada berbagai teknik yang dapat dilakukan untuk membangun pola pikir positif. Salah satu cara terbaik adalah menyadari pikiran negatif yang muncul dan mengubah cara memandangnya. Ketika menghadapi suatu situasi dan memberikan reaksi negatif, cobalah melihatnya dari perspektif yang berbeda.
Kenali alasan yang membuat Anda berpikir negatif terhadap suatu keadaan, kemudian cari kemungkinan hasil positif dari situasi tersebut. Berbicara dengan teman yang mengalami hal serupa atau mengungkapkan pikiran secara verbal juga dapat membantu menemukan sisi positif dari sebuah masalah.
Hal positif yang ditemukan tidak harus berupa pencapaian besar. Kemenangan-kemenangan kecil yang sederhana pun dapat memberikan semangat dan dorongan. Jika dikumpulkan sepanjang hari, berbagai hal kecil tersebut dapat membantu membentuk sikap yang lebih positif.