Hari Cabernet Internasional dirayakan setiap Kamis sebelum Hari Buruh Amerika Serikat (US Labor Day). Tahun ini, perayaan tersebut jatuh pada 3 September 2026.
Melansir laman National Today, hari ini bertujuan untuk merayakan Cabernet, varietas anggur merah paling populer di dunia. Gagasan untuk memperingati Hari Cabernet Internasional muncul pada 2010 ketika Rick Bakas, pengguna Twitter asal California Utara (NoCal), mengajak sejumlah kilang anggur di Napa untuk ikut merayakannya.
Meskipun awalnya dibuat sebagai bagian dari strategi pemasaran, perayaan tersebut dengan cepat berkembang menjadi sebuah hari peringatan.
Tak hanya hari peringatannya, terbentuknya Cabernet Sauvignon pun ternyata secara tidak sengaja, yakni pada abad ke-17 ketika tanaman anggur merah Cabernet Franc melakukan persilangan dengan tanaman anggur putih Sauvignon Blanc di sebuah kebun anggur di Prancis.
Cabernet Sauvignon memiliki popularitas yang luas. Cabernet merupakan anggur klasik yang tak lekang oleh waktu. Selin itu, para peneliti yang mempelajari pengaruh rasa dan makanan terhadap lidah menemukan bahwa tanin dalam Cabernet bekerja seperti "pengikis" yang membantu membersihkan lemak dan protein yang menempel di lidah dari makanan yang dikonsumsi. Karena itu, makanan berlemak dan kaya protein yang disantap bersama anggur akan terasa lebih nikmat ketika dipadukan dengan Cabernet.
Saat ini, Prancis merupakan produsen Cabernet Sauvignon terbesar di dunia. Dengan sekitar 126.000 acre atau lebih dari 50.000 hektare lahan yang ditanami Cabernet, varietas ini masih menjadi anggur keempat yang paling banyak ditanam di negara tersebut.
Hari Pendirian San Marino diperingati setiap 3 September. Hari ini diperingati setiap 3 September untuk mengenang Santo Marinus, yang menurut tradisi mendirikan komunitas yang menjadi cikal bakal Republik San Marino pada 301 Masehi.