Sementara itu, Kepala Desa Kutawaringin, Dede Darmawan menyebutkan, saat ini sejumlah warga berupaya melakukan penutupan sementara pada bagian irigasi tersebut. Penutupan dilakukan menggunakan karung yang diisi dengan tanah.

"Iya kami masyarakat RW 17 dan sekitarnya bergotong-royong untuk sementara menutup irigasi yang longsornya gitu, supaya mengantisipasi air datang kembali gitu," kata Dede.

Dia menyeburkan irigasi tersebut menghubungkan dari Kecamatan Soreang, menuju ke Kutawaringin, hingga ke Kabupaten Bandung Barat. Sehingga saat ini aliran air menuju wilayah tersebut ditutup sementara.

"Iya ini irigasi penghubung ke beberapa daerah," bebernya.

Dede menambahkan beberapa warga lainnya pun tengah berupaya membersihkan material lumpur yang ada di depan rumah. Pasalnya saat kejadian air beserta lumpur merendam beberapa halaman rumah warga.

"Ada dua rumah yang rusak berat. Sisanya cuma terdampak masuk air aja gitu. Masuk air dan lumpur gitu," pungkasnya.