"Kami datang untuk menguatkan para tenaga kesehatan lokal yang luar biasa ini, sebab mereka sendiri adalah penyintas yang tetap memilih melayani masyarakat," ujarnya.

Dia mengatakan aksi kemanusiaan ini merupakan perwujudan Catur Dharma UMI sebagai Kampus Peduli dan Berbagi. Kehadiran tim relawan diharapkan dapat memicu kolaborasi lintas sektor yang lebih luas untuk membantu pemulihan para korban bencana di NTT.

"Bagi UMI, ukuran pengabdian bukan seberapa jauh perjalanan, melainkan apakah kehadiran kita menjawab kebutuhan riil masyarakat. Kami berharap aksi ini mengajak lebih banyak pihak untuk ikut bergerak membantu," pungkasnya.