Amunisi High-Explosive Antitank (HEAT) BK-14M milik T-72 juga mampu menembus hingga 500 mm Rolled Homogeneous Armor (RHA).

Selain itu, T-72 menggabungkan kubah baja cor (cast steel) dengan pelindung frontal bertipe laminasi tiga lapis (baja karbon tinggi 80 mm, compressed polyurethane 100 mm, dan baja karbon tinggi 20 mm).

Saat itu Soviet menjamin bahwa pelindung frontal T-72 mampu menahan tembakan amunisi 105 mm dari jarak di atas 500 meter serta menangkis hulu ledak rudal anti-tank Barat.

Penggunaan sistem pemuat otomatis menghilangkan posisi pengisi amunisi (loader), sehingga jumlah awak berkurang menjadi 3 orang. Desain ini membuat ukuran tank lebih kecil, lebih ringan (bobot 41 ton), serta memungkinkan kecepatan tembak mencapai 6 hingga 8 tembakan per menit dengan amunisi tersimpan aman di bawah cincin kubah.