"Nanti per 1 Januari kami akan melakukan perluasan, dari 15 golongan menjadi 21 golongan. Tapi dengan jujur saya harus mengatakan, 1 Januari juga akan ada beberapa penyesuaian tarif harga untuk Transjakarta maupun Transjabodetabek," kata Pramono.
Pramono menuturkan saat ini tarif Transjakarta dan Transjabodetabek masih terbilang murah dibandingkan dengan moda transportasi lain di Jakarta dan daerah penyangga. Dia menyebut tarif bus TransJ bahkan belum pernah mengalami penyesuaian selama 20 tahun.
Kendati belum mengumumkan besaran nominal tarif baru yang akan diterapkan, Pramono memastikan masyarakat yang terdaftar dalam 21 golongan khusus akan tetap menikmati layanan secara gratis.
"Pada saatnya 1 Januari ada penyesuaian tarif. Tetapi yang jelas kepada 21 golongan masyarakat yang perlu mendapatkan perlindungan akan kami berikan tarif gratis kepada mereka," imbuhnya.
Hingga saat ini, besaran tarif baru untuk bus TransJ belum dirilis secara resmi. Sementara itu, tarif bus Transjabodetabek telah disesuaikan menjadi Rp 15 ribu per 1 September 2026.