Menurut keterangan korban, peristiwa bermula saat dia berangkat kerja pada Selasa (20/10) pagi. Di tengah perjalanan, sejumlah pria memepet kendaraannya hingga ia hampir terjatuh.

"Jadi, pada saat saya mau berangkat kerja tadi pagi, di jalan saya tiba-tiba diserempet sama enam orang. Dipepet, saya hampir terjatuh. Mereka bilang, 'Ini motor enggak ada pelatnya, kami mau periksa'," ujar Eko di Polsek Kalideres.

Eko menolak permintaan tersebut dan mempertanyakan kewenangan mereka untuk memeriksa sepeda motornya. Ia mengaku mendapat ancaman dan saat hendak berputar balik untuk meminta bantuan keluarga, kendaraannya disebut ditabrak oleh salah seorang pria itu.