NADIKABAR.COM — Bagi masyarakat muda di kota besar, ongkos mobilitas sudah lama berhenti menjadi pos kecil. Persoalannya, memangkas biaya itu tidak boleh mengorbankan kenyamanan.
Survei Biaya Hidup 2022 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran konsumsi rata-rata rumah tangga di Jakarta mencapai Rp 14,88 juta per bulan, dengan transportasi menyedot Rp 2 juta, pos terbesar ketiga setelah perumahan dan makanan.
Padahal pekerja muda, wirausahawan, dan keluarga kecil membutuhkan kendaraan yang enak dipakai setiap hari, tampil pantas saat menemui klien, sekaligus tidak menggerus penghasilan. Ketiga hal tersebut jarang bisa didapat sekaligus.
Karenanya, VinFast Feliz II menawarkan jawaban atas ketiganya. Motor listrik ini dibalut desain ala Eropa modern, memiliki tingkat efisiensi energi tinggi dan ditopang jaringan battery swap battery swap yang sudah ready ready, dengan harga kompetitif yang menjadikannya pilihan tepat untuk kalangan urban.
Kenyamanan baru terasa lengkap bila biayanya masuk akal. Salah satu contoh bisa menggunakan pola pemakaian pekerja kota yang realistis, yakni 1.000 km per bulan, atau sekitar 33 km sehari untuk pulang pergi kantor.
Motor bensin 110 cc, jenis yang paling banyak dipakai di Indonesia, memiliki konsumsi riil sekitar 55 km per liter di perkotaan. Namun tetap saja, kebutuhan bahan bakarnya mencapai sekitar Rp182 ribu per bulan, atau Rp182 per kilometer, dan ini belum dihitung biaya servis dengan part mesin bensin yang kompleks.
Feliz II jauh lebih ringan. Bila baterainya dibeli sekaligus lalu diisi di rumah, biaya energinya hanya sekitar Rp 26.400 Rp26.400 per bulan, atau Rp 26,4 per kilometer Rp26,4 per kilometer, selisihnya nyaris tujuh kali lipat lebih murah dibanding motor bensin.
Bagi yang memilih skema langganan, biayanya sekitar Rp 110 ribu Rp 110 ribu per bulan bila mengisi sendiri di rumah, atau Rp 156 ribu bila rutin menukar baterai. Biayanya Rp 6.000 sekali tukar, dan gratis selama satu tahun pertama dengan kuota 20 kali per bulan, sehingga biaya operasional hanya Rp 84 ribu Rp 84 ribu per bulan selama tahun pertama.
Bandingkan dengan motor listrik sekelas yang bahkan lebih mahal daripada mengisi bensin, Feliz II masih lebih hemat hingga 65%. Kuota gratis per bulan setara sekitar 1.640 km perjalanan, padahal komuter harian umumnya hanya butuh 12 kali, artinya di tahun pertama pos energi bulanan benar-benar bisa dihapus.
Penghematan itu pun terasa dalam kehidupan sehari-hari. Nisa Sari, pengguna motor listrik asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengaku dana yang sebelumnya habis untuk biaya operasional kini bisa dialihkan untuk kebutuhan lain yang lebih menyenangkan maupun produktif.
"Uangnya bisa dipakai buat tambahan traveling, yang dekat sekitaran Jawa Tengah. Sama dibeliin perlengkapan outdoor outdoor buat hiking hiking. Atau kalau enggak ada kebutuhan yang kepepet banget, sisa uangnya bakal aku tabung aja," ujar Nisa dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2026).
Namun biaya itu hanyalah separuh cerita. Total Cost of Ownership Total Cost of Ownership (TCO) yang menggabungkan harga beli dengan seluruh biaya energi selama masa pakai juga jadi penentu.
Menurut Pemerhati Industri Otomotif Indonesia Pasya Usman, konsumen sebaiknya tidak hanya terpaku pada harga beli kendaraan saat mengambil keputusan.
"Hal TCO adalah hal substansi yang mesti dipahami konsumen, alih-alih mempertimbangkan membeli kendaraan dari satu aspek, harga jual!" ujarnya.
Hasil simulasi TCO VinFast Feliz II konsisten di semua skema. Dengan membeli satu baterai, total biaya kepemilikan Feliz II tertahan di Rp23,73 juta Rp23,73 juta, atau lebih hemat 22 persen dibanding motor bensin dan 24 persen dibanding motor listrik sekelas, sementara lewat skema langganan yang harga masuknya paling ringan, keunggulannya tetap terjaga, berkisar 11 sampai 19 persen.
Dana yang tersisa dari penghematan ini dapat dialihkan untuk kebutuhan yang lebih penting, seperti biaya pendidikan anak atau menjadi tabungan ketika muncul kebutuhan mendesak yang tidak direncanakan.
Motor Listrik Ala Eropa yang Dirancang untuk Urban
Motor listrik ini mengadopsi bahasa desain modern dengan lekukan yang dinamis dan mengalir, tidak terlalu membulat namun juga tidak terlalu tajam, sehingga tetap terlihat berwibawa.
Identitasnya dipertegas stiker hias yang membentang hingga lampu sein, logo V di cover cover depan, serta lampu belakang memanjang dan menyipit yang sepenuhnya LED, memberi kesan sporty sporty sekaligus aerodinamis.
Di sisi depan, lampu ganda dual LED berdesain menyempit diletakkan di bodi bawah, posisi yang membuat pencahayaan menyebar lebar dan fokus pada permukaan jalan. Sementara pelek 14 inci membuat proporsinya terlihat padat dan berisi.
Dimensinya 1.913 x 693 x 1.130 mm dengan jarak sumbu roda 1.320 mm, sedikit lebih panjang dan tinggi dibandingkan dengan motor listrik pada umumnya. Postur itu memberi ruang duduk lebih lapang untuk berboncengan, tapi tetap ramping, sehingga tetap gesit menyelip di kepadatan jalan kota.
Tenaganya disesuaikan dengan kebutuhan harian. Varian dua baterai menghasilkan daya maksimum 5.200 watt dengan kecepatan puncak 90 km/jam dan jarak tempuh 145 km, sementara varian satu baterai berdaya 3.000 watt, top speed 70 km/jam, dan jarak 82 km.
Sumber tenaganya baterai Lithium Ferro Phosphate Lithium Ferro Phosphate (LFP) 1,5 kWh per unit, kimia baterai yang dikenal lebih stabil terhadap panas dan berumur pakai panjang. Mengisinya di rumah butuh sekitar 4,5 jam untuk satu baterai dan 9 jam untuk dua baterai.
Bagi penghuni apartemen atau kos tanpa colokan di parkiran, tersedia jalan pintas, yaitu tukar baterai. VinFast bersama V-Green telah membangun lebih dari 2.000 titik penukaran baterai di berbagai wilayah Indonesia, sehingga baterai kosong bisa langsung ditukar dengan yang penuh dalam hitungan detik.
Kepercayaan yang Dibangun untuk Jangka Panjang
Bagi pembeli pertama motor listrik, keraguan terbesar biasanya bukan soal harga, melainkan apa yang terjadi setelah transaksi. VinFast menjawabnya dengan garansi utama 4 tahun atau 60.000 km, ditambah perpanjangan 2 tahun atau 12.000 km, sehingga totalnya mencapai 6 tahun atau 72.000 km, garansi terpanjang melampaui standar industri, mencakup kendaraan sekaligus baterainya, komponen termahal yang paling sering dikhawatirkan.
Kehadiran layanan VinFast juga terus meluas. Saat ini terdapat 20 dealer yang tersebar di Sumatera, Jabodetabek, Jawa, Bali, Sulawesi, dan Kalimantan, dan jumlahnya akan terus bertambah.
Kombinasi itulah yang membuat perpindahan ke listrik terasa lebih nyaman, yaitu jaringan purnajual yang besar, jaminan yang komprehensif, dan infrastruktur tukar baterai yang sudah mapan sebelum motornya beredar.
Bagi pekerja muda dan keluarga kecil yang menuntut kendaraan nyaman, tampil rapi, sekaligus hemat, Feliz II menghadirkan semuanya dalam satu pilihan.