"Intinya bahwa energi ataupun kelebihan yang dimiliki oleh anak-anak muda kita itu tersalurkan dengan baik," kata Pramono.
Pramono mengizinkan wilayah lain di Jakarta menggelar liga aspal dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia, termasuk Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), selama kegiatan tersebut tidak merusak taman.
"Jadi, intinya, apa yang dimulai di Jakarta Timur, nanti saya akan izinkan semua daerah untuk mempunyai liga aspal, kalau memang ada. Atau liga-liga apa, RPTRA juga nggak apa-apa, yang penting jangan kemudian merusak taman dan sebagainya," ujarnya.
Pramono menilai penyediaan fasilitas olahraga dan kegiatan positif bagi anak muda dapat menjadi sarana untuk mengalihkan energi mereka dari aktivitas negatif, termasuk tawuran. Pramono juga menyebut kawasan Manggarai menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus Pemprov DKI terkait persoalan tawuran.