Nasional
HALAMAN 2 DARI 3
Tawuran di Kampung Melayu turun dari 132 menjadi 20 kasus pada 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat angka tawuran di Kampung Melayu, Jakarta Timur, menurun dari 132 menjadi 20 kasus pada 2026, seiring pemanfaatan sasana tin
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Minggu, 8 November 2026 pukul 11:17 WIB
• ⏱ 2 menit baca
"Di Kampung Melayu itu tahun lalu 2025, tawurannya sampai dengan satu tahun itu 132 kali. Karena ada fasilitas CSR yang diberikan oleh PAM JAYA, terutama sasana tinju, dan mereka yang tawuran dulunya masing-masing gengnya, sekarang menjadi satu, olahraga bersama," tutur Pramono.
Untuk itu, dia berpesan kepada Wali Kota Jakarta Timur Munjirin agar menggelar perlombaan Piala Jakarta Timur sebagai sarana mencegah tawuran, terutama melalui olahraga tinju.
Sebelumnya, Pramono telah meresmikan fasilitas sarana olahraga ring tinju yang berlokasi di bawah jalan layang atau flyover Pasar Rebo.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.