"Yang pertama untuk tawuran, kebetulan begitu tawuran terjadi memang ini saling memprovokasi dua kelompok pemuda, kemudian bakar-bakar petasan dan sebagainya, sehingga kemudian terjadi tawuran," ujarnya.

Pramono menyebut aparat kepolisian, TNI, dan Wali Kota Jakarta Selatan langsung turun ke lapangan saat tawuran terjadi. Dia juga mengaku berkoordinasi dengan Wali Kota untuk menangani kejadian tersebut.

Sejauh ini, enam orang telah ditangkap karena diduga memprovokasi dan melakukan tindakan tawuran secara berlebihan.