Gus Kikin mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membahas kondisi Palestina, peran umat Islam, serta pentingnya menjaga persaudaraan antarbangsa.

Menurut dia, Pesantren Tebuireng berkomitmen mempererat silaturahmi dan kerja sama lintas negara, khususnya dengan Palestina, sebagai bagian dari upaya meneruskan nilai perjuangan KH Hasyim Asy'ari.

Ia mengatakan pendiri NU tersebut tidak hanya mengabdikan diri dalam dakwah keagamaan dan perjuangan kemerdekaan Indonesia, tetapi juga memiliki perhatian terhadap persoalan internasional.

Dalam kesempatan itu, Gus Kikin juga mendorong penguatan hubungan Indonesia dan Palestina melalui kerja sama di bidang pendidikan dan kebudayaan.