NADIKABAR.COM — Otoritas Penjaga Pantai Filipina mengerahkan kapal terbesar mereka dan sebuah pesawat untuk mengusir sebuah kapal penelitian China yang kedapatan beroperasi di lepas pantai utara Provinsi Batanes, dekat Taiwan, pada Kamis (1/10) waktu setempat.

Disebutkan juga bahwa salah satu kapal Penjaga Pantai China turut bergerak mendekat ke lokasi insiden terbaru antara kedua negara tersebut.

Batanes merupakan provinsi paling utara dan paling kecil di Filipina, yang terletak di Selat Luzon antara ujung utara Pulau Luzon dan Taiwan.

Juru bicara Penjaga Pantai Filipina untuk urusan Laut China Selatan, Jay Tarriela, seperti dilansir Reuters, Kamis (1/10/2026), mengatakan bahwa operasi Filipina itu "mengganggu kegiatan penelitian ilmiah kelautan tanpa izin yang dilakukan kapal itu dan memaksanya meninggalkan posisi tempatnya berdiam".

Penjaga Pantai Filipina mengatakan bahwa kapal BRP Teresa Magbanua sepanjang 97 meter dan sebuah pesawat dikerahkan untuk menghadapi kapal China tersebut.