Proses verifikasi data dapat dimulai dari tingkat desa, RT, dan RW. Hal ini dikarenakan perangkat desa bersama tokoh masyarakat dinilai lebih mengetahui kondisi warga di wilayahnya.
Taj Yasin menilai verifikasi dan perbaikan data menjadi salah satu kunci agar bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
Selain pembenahan data, Taj Yasin juga meminta program penanggulangan kemiskinan tidak berhenti pada bantuan konsumtif. Bantuan diarahkan pada pemberdayaan, terutama bagi masyarakat usia produktif, agar mampu meningkatkan pendapatan dan keluar dari kemiskinan secara berkelanjutan.
Taj Yasin mencontohkan bantuan produktif dapat berupa kambing, ayam, dan unggas yang harus disertai pendampingan serta pengawasan keberlanjutan. Pemerintah perlu memastikan bantuan tersebut tidak berhenti begitu saja, tetapi berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi penerimanya.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Imam Maskur, mengatakan upaya penanggulangan kemiskinan terus dilakukan seiring pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang mencapai 5,31%.
Menurut Imam, pertumbuhan ekonomi perlu diikuti dengan penyediaan lapangan kerja agar masyarakat memperoleh pendapatan dan mampu meningkatkan kesejahteraannya.