"Jelas, dia adalah salah satu yang terbaik dalam sejarah sepak bola. Saya sangat menghormatinya. Namun, pada saat itu, sebagai seorang manajer, saya harus mengambil keputusan yang rasional dan tetap mempertahankan para pemain yang saya kagumi."
Menurut Ten Hag, Ronaldo menarik diri dari sesi latihan, tidak meningkatkan detak jantungnya ke level yang diminta saat berlatih, dan hanya menyelesaikan dua dari tiga lap lari yang diwajibkan oleh Ten Hag usai kalah 0-4 dari Brentford pada Agustus 2022.
"Saya mengonfrontasinya soal ini. Berkali-kali saya bilang, 'Ronnie, semua orang ingin bekerja untukmu agar bisa menempatkanmu di posisi yang tepat, tapi jika kamu sendiri tidak bisa masuk ke dalam kotak penalti, kamu tidak akan bisa mencetak gol'. Dia tidak mampu melakukannya."
"Keliru jika ada anggapan bahwa saya menuntutnya untuk melakukan pressing hingga dia kelelahan. Tapi dia memang tidak mampu. Dia tidak berlari, baik saat tim menguasai bola maupun tidak. Alasannya karena dia tidak mempersiapkan dirinya sendiri."