Semua bermula saat Jerman menyatakan perairan di sekitar Kepulauan Inggris sebagai zona perang pada Februari 1915. Kedutaan Besar Jerman mempublikasikan iklan peringatan di 50 surat kabar Amerika Serikat bagi warga yang hendak berlayar dengan kapal Inggris.

Kemudian pada 7 Mei, RMS Lusitania berlayar di dekat pesisir selatan Irlandia membawa sekitar 2.000 orang di atas kapal. Kapal selam Jerman U-20 menembakkan torpedo yang menghantam lambung kapal. Kapal tenggelam dengan sangat cepat hanya dalam waktu 18 menit. Sebagai perbandingan, Titanic membutuhkan waktu hampir 3 jam untuk tenggelam.