"Sriwijaya kerajaan maritim Indonesia yang tertua ya. Lebih tua dari Majapahit. Makanya dipilih itu. Harapannya dengan penamaan itu, kita akan mengembalikan keemasan atau kejayaan kemaritiman Nusantara seperti yang lalu ya," kata Ali seusai peresmian nama KRI Sriwijaya-100 di Tanjung Priok, Kamis (24/9).
Dalam penjelasan yang disampaikan saat upacara, Kerajaan Sriwijaya disebut berkembang sejak sekitar abad ke-7 hingga abad ke-13 Masehi dengan pusat kekuasaan di sekitar Palembang. Sriwijaya dikenal sebagai kekuatan politik, perdagangan, dan keagamaan yang memiliki pengaruh luas di kawasan Asia Tenggara.
Ali mengatakan penamaan tersebut diharapkan merepresentasikan kembali kejayaan kemaritiman Nusantara. Nama Sriwijaya juga dikaitkan dengan sejarah Indonesia sebagai negara kepulauan serta kekuatan maritim.
"Oleh karena itu, nama Sriwijaya tidak hanya mempresentasikan kejayaan sebuah kerajaan masa lampau, tetapi juga menjadi simbol kekuatan maritim, persatuan wilayah, dan orientasi Indonesia sebagai bangsa kepulauan," tutup narator.
Merujuk sumber TNI Angkatan Laut yang dilansir laman IndonesiaBaik, KRI Sriwijaya memiliki panjang 180,2 meter dengan lebar 23,4 meter. Kapal ini memiliki dek penerbangan sepanjang 173,8 meter, sarat air 6,7 meter, serta bobot perpindahan mencapai 13.850 ton.