NADIKABAR.COM — Tentara Yaman mengumumkan telah mencapai kemajuan baru di front timur Kegubernuran Marib setelah memperluas penetrasi ke posisi kelompok Houthi dan menguasai sejumlah lokasi strategis.

Dalam sebuah pernyataan pada Jumat (16/10), tentara Yaman mengatakan pasukannya terus memberikan tekanan militer terhadap kelompok Houthi dan melemahkan kemampuan mereka di front selatan dan barat, tanpa merinci posisi baru yang berhasil direbut di kedua wilayah tersebut.

Pihak militer menambahkan bahwa pasukannya juga berhasil menetralkan lebih dari 430 personel Houthi serta menghancurkan atau melumpuhkan lebih dari 100 kendaraan dan aset militer dalam kurun waktu 24 jam.

Dalam pernyataan yang diunggah melalui Facebook, Poros Militer Taiz yang berafiliasi dengan tentara Yaman juga mengatakan telah menargetkan posisi kelompok Houthi di Taiz.

Poros militer tersebut mengatakan pesawat militernya melancarkan tiga serangan udara yang menargetkan posisi Houthi di pos pemeriksaan Al-Hangar serta Perbukitan Al-Maqbaba dan Al-Kamil di kawasan Al-Dhabab, sebelah barat Taiz.

Sebelumnya, tentara Yaman mengatakan pasukannya berhasil memukul mundur serangan berskala besar kelompok Houthi di Taiz. Sedikitnya 16 petempur tewas setelah bentrokan sengit berlangsung selama hampir delapan jam.

Bentrokan tersebut merupakan bagian dari operasi militer pemerintah bertajuk Dawn of Yemen (Fajar Yaman), yang diluncurkan pada awal bulan ini untuk merebut kembali wilayah-wilayah yang dikuasai Houthi, termasuk ibu kota Sanaa.

Yaman telah dilanda konflik sejak kelompok Houthi merebut Sanaa dan sejumlah provinsi pada 2014. Situasi tersebut mendorong koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi pada tahun berikutnya untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.

Eskalasi terbaru dimulai pada Juli setelah gencatan senjata yang disepakati pada 2022 runtuh.

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan