NADIKABAR.COM — Hampir 3.000 bibit tanaman hortikultura (buah-buahan) dan tanaman kayu didatangkan ke Papua Barat Daya. Untuk menjaga bibit agar tidak mudah mati, Rumah Bibit Tangguh Iklim dibangun di Kampung Persiapan Klawosom, Kawasan Transmigrasi Klamono-Segun, Kabupaten Sorong.
Pembangunan rumah bibit tersebut dilakukan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) IV Universitas Brawijaya (UB) sebagai upaya menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat setempat.
"Sejak ada program Tim Patriot, kami baru mengenal pembibitan seperti ini. Kami juga belajar bahwa jarak tanam perlu diatur dalam sistem agroforestri. Kami sangat merasakan manfaat program ini dan berharap tim dapat kembali lagi," ujar Lorentius G. Ile Kolin, warga transmigran Klawosom, dalam keterangannya, Sabtu (7/11/2026).
Hal tersebut disampaikannya saat pelatihan teknik grafting bibit unggul, Sabtu (19/9/2026) lalu .
Adapun rumah bibit Nursery ini dilengkapi tiga profile tank berkapasitas total 3.350 liter, sistem pengairan, rumah produksi, gudang penyimpanan, mesin pencacah, tiga tong biochar, serta peralatan pendukung lainnya. Fasilitas ini disiapkan agar kegiatan pembibitan tetap berjalan setelah masa pendampingan tim berakhir.
Selain perawatan bibit, warga mendapat pelatihan pengolahan media tanam, perbanyakan bibit melalui grafting atau sambung pucuk, pembuatan kompos dari bahan lokal, serta produksi biochar sebagai pembenah tanah.