NADIKABAR.COM — Keterbatasan guru masih menjadi tantangan dalam proses pembelajaran di SDN Parubela, Kawasan Transmigrasi Parudongka, Konawe, Sulawesi Tenggara. Untuk mendukung kegiatan pendidikan di kawasan ini, Tim 1 Ekspedisi Patriot Lokus Asinua-Routa melakukan pendampingan pembelajaran dan aktivitas kreatif bagi anak-anak.

Pada kegiatan ini, anggota Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Hasanuddin (Unhas) terlibat langsung dalam proses pembelajaran di kelas serta mendampingi siswa saat menggambar. Melalui aktivitas tersebut, anak-anak diajak untuk mengekspresikan ide dan imajinasi, mengembangkan kreativitas, serta membangun kepercayaan diri.

Kegiatan ini pun mendapat respons positif dari para guru SDN Parubela. Kehadiran Tim Ekspedisi Patriot dinilai membantu proses pembelajaran di tengah keterbatasan tenaga pendidik sekaligus mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar di sekolah.

"Dari adik-adik Patriot dalam proses belajar dalam kelas karena saat ini kami sangat kekurangan tenaga guru pendidik. Setelah hadirnya Tim Ekspedisi Patriot, alhamdulillah kami bisa terbantu," ujar salah satu guru SDN Parubela, Nasra dalam keterangan tertulis, Senin (2/11/2026).