NADIKABAR.COM — Sound healing atau yang dikenal sebagai terapi suara kini menjadi sebuah tren yang mulai berkembang di dalam industri wisata kebugaran (wellness tourism).

"Secara global yang lagi dinikmati itu sound healing. Ada macam-macam sound healing," kata Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIY Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

GKR Bendara yang juga menjabat sebagai inisiator sekaligus Ketua Jogja Cultural Wellness Festival (JCWF) 2026 itu mengatakan tidak ada jenis spesifik yang lebih diminati, karena semua jenis terapi suara memiliki keunikannya tersendiri.

Di Yogyakarta misalnya, ia menyebut terdapat terapi suara yang menggunakan singing bowl atau mangkuk penyanyi yang terbuat dari logam hingga yang keluar dari suara alat musik tradisional gamelan. Salah satu destinasi yang menyediakan pengalaman ini adalah Desa Wisata Nglanggeran di Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul.