Ia menyampaikan sejauh ini pengalaman terapi suara lebih banyak ditemukan di Bali dengan berbagai macam variasinya. Beberapa di antaranya bahkan menggunakan alat musik dari luar negeri. Berdasarkan pengalamannya di sana, wisatawan mancanegara yang banyak mencoba hal serupa datang dari China, Australia dan Eropa.
Selain terapi suara, wisatawan mancanegara berusia 50 tahun ke atas juga gemar menikmati yoga atau aktivitas yang membutuhkan gerakan ringan secara fisik.
"Mereka mungkin ada yang kesulitan, ada yang seperti lutut dan yang sebagainya. Sehingga kalau meditasi dengan sound healing ini lebih untuk ke semua orang bisa," kata dia.