Ariasandy, menyebut dugaan tersebut berdasarkan pemeriksaan luar jasad saat ditemukan. Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian ketiga korban.
Ketiga jasad kemudian dibawa ke RSUP Prof. IGNG Ngoerah untuk menjalani proses otopsi. Pemeriksaan forensik diperlukan untuk memastikan penyebab kematian ketiganya.
Pantauan NadiKabar di TKP pada Senin siang, bungalow tersebut masih dibuka dan dihuni penghuni lainnya. Hanya bungalow tempat penemuan mayat yang dipasangi garis polisi.
Dari depan, hanya terlihat sepasang sandal dan alat kebersihan yang berada di bungalow TKP tersebut. Hingga Senin siang, tidak terlihat adanya aktivitas kepolisian di lokasi kejadian.
Sementara itu, penghuni lain di bungalow tersebut tidak berkenan memberikan pernyataan terkait kejadian tersebut kepada media.
Ariasandy mengatakan polisi masih akan melakukan autopsi terhadap ketiga jasad untuk memastikan penyebab kematian. Hasil pemeriksaan forensik nantinya akan menjadi bagian dari pendalaman kasus tersebut.
"Pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan forensik atau otopsi diperlukan untuk memastikan penyebab kematian," pungkasnya.