NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono, menerima audiensi Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, dan Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli, beserta jajaran di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (4/11). Pertemuan tersebut membahas perkembangan pengajuan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh Timur serta persiapan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyampaikan perkembangan pengajuan bantuan tahap II bagi masyarakat terdampak bencana.
Aceh Timur masuk dalam gelombang 10 dan 12 dengan kebutuhan bantuan mencapai Rp1,2 triliun.
Bantuan yang diajukan mencakup jaminan hidup (jadup), bantuan pengisian hunian, serta stimulan ekonomi.
Iskandar berharap pengajuan bantuan, terutama gelombang ke-10, dapat segera rampung pada November ini karena masyarakat masih menantikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pascabencana.
"Minimal di proses November ini sudah clear untuk tahap 10 ini, jadup di Aceh Timur," ujar Iskandar dalam keterangan tertulis, Rabu (4/11/2026).
Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, menyampaikan usulan anggaran bantuan penanganan bencana di Sumatera, termasuk Aceh Timur, masih dalam proses pembahasan di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.
Setelah itu, usulan akan diteruskan ke Kementerian Keuangan untuk mendapatkan persetujuan.
"Memang untuk tahap 10 itu anggarannya sedang diurus, sekarang sedang berproses. Mudah-mudahan tidak terlalu lama nanti Kementerian Keuangan menyetujui," kata Agus Jabo.