Meskipun banjir Bhotekoshi tidak menyebabkan kerusakan di Chitwan, Ghimire mengatakan destinasi tersebut tetap terdampak karena pemberitaan negatif mengenai Nepal telah menyebar melalui berbagai imbauan perjalanan.
Hal yang sama juga dialami oleh Royal Tulip Chitwan Hotel, yang dikelola oleh KTM Hospitality. Akomodasi yang memiliki 65 kamar itu telah menerima pembatalan sebanyak 80 persen.
"Sektor pariwisata sangat terpukul oleh banjir. Meskipun destinasi wisatanya sendiri tidak terdampak banjir, rumor dan laporan yang menyesatkan mengenai situasi tersebut telah memberikan dampak yang signifikan," ucap Rameshwar Sah, ketua Royal Tulip.
Gunaraj Thapaliya, wakil ketua Asosiasi Hotel Regional, mengatakan bahwa dampak tersebut sangat terasa di Sauraha.
"Kecuali segelintir wisatawan China, saat ini tidak ada pengunjung di Sauraha," ujarnya.
Pokhara, kota wisata di distrik Kaski, juga tidak luput dari dampak tersebut.
Hari Bhujel, ketua Dewan Pariwisata, mengatakan bahwa banjir Bhotekoshi dan kerusakan pada Jalan Raya Prithvi di Krishnabhir telah menambah tantangan yang dihadapi sektor pariwisata di Pokhara.