Mayoritas daging sapi Kanada berasal dari ras-ras asal Inggris seperti Angus, Hereford, Shorthorn, dan Galloway. Dari sisi wilayah, Provinsi Alberta di Kanada bagian barat menyumbang sekitar 44% populasi sapi nasional, disusul Saskatchewan dengan 29%.

Prancis adalah produsen daging sapi terbesar di Uni Eropa, sekaligus salah satu yang terbesar di dunia. Eurostat mencatat Prancis menyumbang 20,7% dari produksi daging sapi Uni Eropa pada 2023, atau setara 1,3 juta metrik ton.

Dua ras sapi paling populer di Prancis adalah Charolais dan Limousin. Charolais dikenali dari bulunya yang putih krem dan ukurannya yang raksasa, pejantan dewasa bisa mencapai bobot lebih dari 2.500 pon, sedangkan betinanya bisa lebih dari 2.000 pon.

Dagingnya cenderung rendah lemak dengan rasa yang lebih halus. Sementara Limousin, yang berasal dari wilayah selatan-tengah Prancis, punya bulu merah keemasan dan tubuh yang kokoh. Meski kadar lemaknya lebih rendah, rasa dagingnya justru lebih kuat dan gurih.

Jerman masuk deretan produsen daging sapi terbesar di dunia dunia. Bahkan Jerman jadi produsen terbesar kedua di kawasan Uni Eropa. Menurut Eurostat, pada 2023 Jerman menyumbang 17,3% dari total 6,4 juta metrik ton produksi daging sapi Uni Eropa, atau sekitar 1,1 juta metrik ton.

Jerman punya lebih dari 40 ras sapi, namun empat di antaranya paling dominan: Fleckvieh (Simmental) dan Braunvieh (Brown Swiss) di wilayah selatan, serta German Holstein dan Red Holstein di utara.

Menurut German Livestock Association, keempat ras ini menyumbang 80% populasi sapi di negara tersebut. Daging sapi Holstein cenderung lebih ramping, Fleckvieh lebih bermarmer dan empuk, sementara Braunvieh punya rasa yang lebih 'beefy'.