Teguran itu ternyata menyulut emosi AS. Entah apa yang dipikirkannya, AS kemudian mengangkat sebuah bongkahan batu, dengan berat kira-kira 25 kilogram, dan langsung menghantamkannya ke kepala Ayat.
Ayat langsung terkapar dan tewas di TKP. Dari hasil otopsi yang dilakukan polisi, tengkorak Ayat pecah akibat hantaman batu besar di bagian kepala belakang tersebut.
"Sudah kami lakukan pengecekan, bahwa darah yang ada di batu tersebut identik dengan korban. Kami juga sudah memeriksa saksi yang melihat kejadian tersebut," katanya.
Usai menghantam kepala Ayat menggunakan batu, AS kemudian sempat melarikan diri. Untungnya, ada sejumlah warga dan petugas yang kemudian melakukan pengejaran saat itu, hingga AS dapat diringkus di Sungai Cikaso, yang saat itu airnya sedang surut.