NADIKABAR.COM — Aksi komplotan pencuri motor yang menyasar kurir di Perum Griya Alam Sentosa, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar), terbongkar. Polisi menangkap tersangka Koko Martin bersama sejumlah orang lainnya yang diduga terlibat dalam pencurian tersebut.

Dirangkum NadiKabar, Selasa (13/10/2026), mulanya video pencurian itu viral di media sosial. Dalam video itu, tampak seorang pria turun dari motor bersama temannya di depan sebuah rumah. Kemudian satu pria yang mengenakan kaus warna putih dengan masker mengendap-endap melihat situasi sambil mendekati motor yang terparkir di luar rumah.

Tak butuh waktu lama, para pria yang kemudian hari ditangkap Bareskrim tersebut berhasil membobol kunci motor. Mereka lalu menghidupkan motor dan tancap gas membawa hasil curian.

Satresmob Bareskrim Polri mendapat laporan pencurian itu, Jumat (2/10), dari warga, kemudian menindaklanjutinya. Polisi menerima laporan melalui Hotline Bang Resmob hingga patroli media sosial.

"Tim Satresmob Bareskrim Polri berhasil membongkar komplotan pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas wilayah yang meresahkan warga di Jawa Barat," kata Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Teuku Arsya Khadafi dalam keterangannya.

Kelima tersangka itu adalah Koko Martin alias Koko sebagai eksekutor, Teddy Angga Ridhou sebagai joki dan eksekutor, dan Leon sebagai joki, serta Alan Adigunawan sebagai joki. Sedangkan satu orang yang sempat jadi buron adalah DP penadah atau penampung hasil curian.

Teuku menjelaskan motor yang dicuri adalah milik seorang kurir Moch Nunu Jarnuzi, di kawasan Perum Griya Alam Sentosa, Cileungsi, Bogor, Jumat (2/10). Polisi kemudian menelusuri rekaman CCTV detik-detik pelaku menjebol dan membawa kabur sepeda motor korban.

"Dari hasil analisis CCTV dan penyelidikan mendalam, tim berhasil mengidentifikasi keberadaan terduga eksekutor utama. Pada Senin (5/10) pagi, petugas menggerebek sebuah kontrakan di kawasan Bantargebang, Kota Bekasi, dan mengamankan pelaku utama, KM alias KO, bersama dua rekannya, TAR dan LAP," kata Teuku.

Selanjutnya, polisi melakukan pengembangan untuk memutus rantai peredaran motor hasil kejahatan. Hasilnya, pada hari yang sama, polisi meringkus DP di kawasan wisata Danau Cipeucang, Mustikajaya, Bekasi, yang bertindak sebagai penadah.

"Petugas juga mengamankan Alan Adigunawan, yang berperan sebagai joki penjemput motor bodong. Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti," ucapnya.

"Barang bukti di antaranya 1 unit sepeda motor Yamaha NMAX, pakaian dan atribut yang digunakan pelaku saat beraksi, alat kejahatan berupa 2 jarum kunci leter T, 2 alat pembuka magnet, dan 1 kunci tempel, senjata tajam berupa 2 buah senjata tajam jenis Rambai Ayam dan 1 buah golok," jelasnya.

Teuku mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan salah satu capaian Bareskrim dalam mendukung Program 100 Hari Kerja Kapolri. Polisi menekankan akselerasi penanganan kasus-kasus jalanan (street crime) yang meresahkan serta respons cepat terhadap keluhan publik.

"Bahwa tindakan tegas ini selaras dengan instruksi pimpinan Polri dalam menjamin keamanan warga dan menyikat habis tindak kejahatan hingga ke akarnya," ucapnya.

"Kendaraan bagi seorang pengantar paket bukan sekadar alat transportasi, melainkan sarana utama dalam mencari nafkah untuk keluarga. Begitu kami menerima laporan melalui Hotline Bang Resmob dan pemantauan media sosial, kami langsung perintahkan tim untuk bergerak cepat dan menindak tegas para pelaku," sambungnya.

Selain itu, dia menambahkan pengungkapan ini merupakan wujud komitmen kepolisian dalam mengimplementasikan target program kerja Kapolri. Dia meminta warga dapat memanfaatkan Hotline Bang Resmob maupun media sosial apabila mengetahui atau mengalami sebagai korban tindak kejahatan.

"Pengungkapan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen kami dalam menjalankan Program 100 Hari Kerja Kapolri untuk mempercepat penanganan kasus yang menjadi perhatian publik serta menyikat habis jaringan tindak kejahatan. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan saluran aduan resmi seperti Hotline Bang Resmob maupun media sosial kami. Setiap aduan dari masyarakat, khususnya warga kelas bawah yang rentan menjadi korban kejahatan, akan kami respons secara cepat, tegas, dan tuntas," imbuhnya.

Polisi menyebut ada lima tersangka dalam kasus ini. Para tersangka memiliki peran masing-masing.

"Tersangka di antaranya Koko Martin (KM) alias Koko sebagai eksekutor, Teddy Angga Ridhou (TAR) sebagai joki dan eksekutor, dan Leon (LAP) joki motor, serta Alan Adigunawan sebagai joki motor hasil curian. Sedangkan satu orang yang buron adalah DP penadah atau penampung hasil curian," kata Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Teuku Arsya Khadafi dalam keterangannya, Selasa (13/10).

Teuku menjelaskan motor yang dicuri adalah milik seorang kurir Moch Nunu Jarnuzi di kawasan Perum Griya Alam Sentosa, Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Jumat (2/10). Setelah penyelidikan, polisi mendapat lokasi para pelaku dan melakukan penangkapan di Bekasi.

"Dari hasil analisis CCTV dan penyelidikan mendalam, tim berhasil mengidentifikasi keberadaan terduga eksekutor utama. Pada Senin (5/10) pagi, petugas menggerebek sebuah kontrakan di kawasan Bantargebang, Kota Bekasi, dan mengamankan pelaku utama, KM alias KO, bersama dua rekannya, TAR dan LAP," jelasnya.

Selanjutnya, polisi melakukan pengembangan untuk memutus rantai peredaran motor hasil kejahatan. Hasilnya, pada hari yang sama, tim berhasil meringkus DP di kawasan wisata Danau Cipeucang, Mustikajaya, Bekasi, yang bertindak sebagai penadah.

"Petugas juga mengamankan Alan Adigunawan, yang berperan sebagai joki penjemput motor bodong. Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti," ucapnya.

"Barang bukti di antaranya 1 unit sepeda motor Yamaha NMAX, pakaian dan atribut yang digunakan pelaku saat beraksi, alat kejahatan berupa 2 jarum kunci leter T, 2 alat pembuka magnet, dan 1 kunci tempel, senjata tajam berupa 2 buah senjata tajam jenis rambai ayam dan 1 buah golok," jelasnya.

Komplotan ini mengaku telah mencuri sedikitnya 15 unit motor dalam sebulan di sejumlah titik di Cileungsi. Hal itu terungkap saat Kapolsek Cileungsi Kompol Edison menanyai para pelaku usai penangkapan.

"(Curi) 15 motor, Pak," jawab pelaku yang berperan sebagai eksekutor pencurian motor, saat ditanyai Kompol Edison dalam video dilihat NadiKabar, Jumat (9/10).

Pelaku kemudian menyebutkan sejumlah wilayah. yang menjadi sasaran pencurian di Cileungsi, Kabupaten Bogor. Salah satunya Griya Alam Sentosa, Methland, Limusnunggal, dan Pasir Angin.

"(TKP pencurian), Griya Alam Sentosa, Metland, Limusnunggal, Pasing Angin," kata pelaku.