Temuan tersebut membuat dokter melakukan pemeriksaan lebih mendalam. Pasien menjalani pemeriksaan kromosom, hormon, serta pencitraan menggunakan ultrasonografi (USG) dan magnetic resonance imaging (MRI).
Hasil pemeriksaan kromosom menunjukkan pasien memiliki kromosom XY, yang merupakan pola kromosom laki-laki. Namun, hasil pencitraan justru memperlihatkan temuan yang sangat tidak biasa.
USG dan MRI menunjukkan terdapat rahim yang berkembang dengan baik di dalam tubuh pasien.
"Secara kromosom dia normal, yaitu laki-laki XY. Namun, pemeriksaan lebih lanjut melalui USG dan MRI mengejutkan kami. Ada rahim yang terbentuk dengan baik di dalam tubuhnya," kata dr Kharbanda.
Selain rahim, hasil pemindaian menunjukkan kedua testis berada di dalam tubuh. Menurut dr Kharbanda, bentuk organ tersebut bahkan menyerupai ovarium.
"Dan kedua testisnya terlihat seperti ovarium yang terdapat pada perempuan," ujarnya.