Alasan serupa juga disampaikan pelaku kepada ibu kandung korban. Saksi S yang semakin curiga akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat.

Ketua RT kemudian mendatangi lokasi dan mendapati korban sudah tidak sadarkan diri dengan wajah lebam dan pucat pasi. Ketua RT lantas menghubungi Polsek Cakung.

Andre mengatakan hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya sejumlah luka pada tubuh korban. Tim identifikasi Polres Jakarta Timur menemukan luka lebam di bagian mata kiri dan sisi kiri wajah korban, bahkan terdapat luka yang mengeluarkan darah.

"Dan dari hasil pengecekan oleh Tim Iden Polres Jaktim ditemukan luka lebam pada mata sebelah kiri, dan luka lebam sebelah kiri serta mengeluarkan darah," kata Andre.

Ia menegaskan, setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, polisi mendapati korban meninggal dunia akibat penganiayaan yang dilakukan ayah tirinya.

"Setelah kami cek, untuk penampakan luar dari korban ada lebam di muka dan badan. Awalnya pelaku mengaku korban muntah-muntah. Setelah kami selidiki lebih lanjut, ternyata korban tewas dianiaya oleh ayah tirinya," pungkasnya.

Sementara itu, video penangkapan RP viral di media sosial. Dalam video yang dilihat NadiKabar, Sabtu (3/10), pelaku diamankan di sebuah rumah.