Thailand mengikuti proses tersebut dengan "itikad baik," katanya, namun dia menegaskan bahwa Bangkok memandang proses itu terbatas hanya pada "penetapan batas wilayah laut."

Soal Myanmar, Anutin mengatakan Thailand mendukung "perdamaian, rekonsiliasi nasional, dan solusi berkelanjutan yang dipimpin serta dimiliki oleh Myanmar," di samping "pelibatan kembali yang konstruktif dan terukur" melalui Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) serta koordinasi dengan mitra internasional.

Kepala pemerintahan Thailand tersebut mendesak Kamboja untuk memperkuat kerja sama keamanan di sepanjang perbatasan bersama, khususnya dalam memerangi penipuan daring dan pembersihan ranjau darat.

Sementara itu, Presiden Fiji Ratu Naigama Lalabalavu memperingatkan bahwa diperkirakan satu dari setiap 60 orang dewasa di negara kepulauan Pasifik itu hidup dengan HIV. Sementara, kurang dari empat dari 10 orang yang menyadari status mereka.