NADIKABAR.COM β€” Tidur bukan sekadar waktu untuk beristirahat, tetapi memiliki peran penting dalam menjaga fungsi otak, termasuk membantu memperbaiki sel saraf dan memperkuat memori.

Dokter Spesialis Neurologi dr. Oktaviana Niken P., Sp.N., DAIFIDN., MMRS., FNR., AIFO-K., mengatakan kualitas tidur perlu diperhatikan karena gangguan tidur dapat berkaitan dengan berbagai kondisi yang memengaruhi aktivitas sehari-hari.

β€œTidur bukan sekadar waktu istirahat, melainkan proses penting bagi otak untuk memperbaiki sel saraf dan memperkuat memori,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu.

Gangguan tidur dapat muncul dalam berbagai bentuk, termasuk insomnia dan gangguan tidur lainnya. Kondisi tersebut juga dapat disertai keluhan seperti mudah lelah, sulit berkonsentrasi, mudah lupa, hingga gangguan suasana hati.

Gaya hidup masyarakat urban dengan waktu tidur yang minim, penggunaan gawai berlebihan, serta tekanan pekerjaan juga disebut dapat berdampak terhadap kesehatan otak apabila berlangsung dalam jangka panjang.

Menurut dr. Oktaviana, pemeriksaan sejak dini dapat membantu menentukan penanganan yang sesuai. Salah satu pemeriksaan yang dapat digunakan adalah quantitative electroencephalography (qEEG) atau brain mapping untuk memetakan aktivitas gelombang otak.

Pemeriksaan tersebut dapat memberikan gambaran pola aktivitas otak yang berkaitan dengan gangguan tidur, stres, maupun risiko penurunan fungsi kognitif.

Selain pemeriksaan, terdapat pendekatan neurofeedback yang digunakan untuk melatih otak memperbaiki pola gelombang yang tidak seimbang. Pendekatan tersebut ditujukan antara lain untuk mendukung fokus, kualitas tidur, dan regulasi emosi.

Dokter yang berpraktik di Seraphim Medical Centre dan fokus pada functional medicine, dokter Febby Astari, IFMCP, mengatakan program kesehatan otak dan tidur perlu disesuaikan dengan kondisi setiap individu berdasarkan hasil pemeriksaan.

β€œSetiap program di Brain Wellness & Sleep Center disusun secara personal berdasarkan hasil pemeriksaan masing-masing klien,” katanya.

Layanan kesehatan otak dan tidur tersebut tersedia di Brain Wellness & Sleep Center, Seraphim Medical Center, yang merupakan bagian dari Bethsaida Healthcare.

Selain gangguan tidur, layanan tersebut menangani sejumlah keluhan terkait kesehatan otak, seperti brain fog, gangguan fungsi motorik, kelelahan kronis akibat stres, serta risiko penurunan fungsi kognitif dan demensia pada usia produktif maupun lanjut.

Masyarakat yang mengalami gangguan tidur atau keluhan terkait fungsi otak yang menetap dapat berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan sesuai kondisi masing-masing.