NADIKABAR.COM — Kontingen Indonesia memberikan cendera mata berupa tiga gunungan dalam welcoming ceremony Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Garden Pier, Nagoya, Jepang, Sabtu.

Deputi Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Teguh Subroto mengatakan gunungan tersebut dipilih sebagai simbol harapan agar atlet Indonesia mampu meraih prestasi tertinggi di Nagoya.

"Cendera mata dari kontingen Indonesia ini berupa gunungan, yang mengartikan bahwa atlet-atlet kita ini nantinya akan mencapai yang tertinggi dalam perolehan medali," kata Teguh seusai acara.

Selain bentuknya, jumlah tiga gunungan yang diberikan juga memiliki makna tersendiri.

Menurut Teguh, tiga gunungan itu menggambarkan tiga unsur yang terlibat dalam mendukung kontingen Indonesia, yakni National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, tim CdM, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

"Tadi kita lihat berjumlah tiga, artinya kita, NPC Indonesia, CdM, dengan Kemenpora ini harus saling bersatu, saling bekerja sama, sehingga untuk mencapai yang seperti gunung tadi itu harus ada koordinasi dan kerja sama yang baik," ujarnya.

Teguh mengatakan cendera mata yang dibawa Indonesia dalam setiap ajang internasional tidak selalu sama.

Pemilihannya disesuaikan dengan pesan dan target yang dibawa kontingen pada masing-masing ajang.

"Untuk di Jepang memang kita pilih seperti itu. Kalau kemarin di Thailand itu berbeda lagi," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun mengatakan welcoming ceremony merupakan bagian dari rangkaian penyelenggaraan ajang olahraga internasional.

"Jadi, setiap ada event besar seperti ini, kita tetap selalu ada welcome ceremony. Itu kan menandakan kalau negara-negara yang datang itu hadir di sini. Benderanya itu pasti nanti kalau sudah di sini, dipasang di mana-mana," kata Senny.

Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 akan dibuka pada Minggu (18/10).