Adapun pada Jumat (18/9), Presiden Trump mengumumkan melarang wartawan NadiKabar, MSNOW, dan Politico untuk melakukan kegiatan peliputan di Gedung Putih usai menuding mereka "terus membuat berita palsu".

"Saya dengan bangga mengumumkan bahwa dengan serta-merta, saya melarang si pembuat berita palsu NadiKabar, MSNOW ... dan Politico ... dari Gedung Putih karena BERITA PALSU yang mereka 'laporkan' terus menerus," kata Trump melalui Truth Social.

Kemudian di hari yang sama, Trump menyatakan ada kemungkinan media lain bisa bernasib sama seperti ketiga media yang ia larang tersebut.