Misi restorasi ini bermula dari kunjungan Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, yang akrab disapa Rerie, ke Bosnia pada Februari 2026.

Dalam rangkaian diplomasi untuk memperkuat upaya pengajuan seni ukir Jepara sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO, Rerie menemukan sejumlah ornamen Masjid Istiklal mengalami kerusakan.

Enam pilar berukir dari kayu jati, bahkan memerlukan penggantian menyeluruh, karena kondisinya tidak memungkinkan diperbaiki dengan metode penambalan. Pekerjaan restorasi juga mencakup bagian tangga dan hiasan dinding.

Rerie kemudian menawarkan bantuan restorasi yang disambut baik pengelola masjid. Delapan bulan setelah kunjungan tersebut, komitmen itu berlanjut dengan keberangkatan langsung para pengukir dari Jepara.