NADIKABAR.COM — Tiga remaja terekam kamera pengawas (CCTV) saat melakukan aksi pencurian besi penutup saluran air di Jalan Nangka RT 03/RW 08, Utan Kayu Utara, Matraman, Jakarta Timur.
Dalam kamera pengawas tersebut, tampak tiga remaja berboncengan dalam satu sepeda motor matik saat melakukan pencurian.
"Yang datang tiga orang naik motor Scoopy kemarin, anak remaja semua langsung ambil besi penutup saluran air di depan sini," kata warga sekitar Abdul Gani saat ditemui di Utan Kayu Utara, Matraman, Jakarta Timur, Rabu.
Dalam rekaman tersebut, terlihat ketiga remaja itu memantau situasi secara berulang kali saat melintas di sekitar lokasi sebelum mengambil besi ketika kondisi lingkungan sedang sepi.
Gani menyebut peristiwa itu terjadi setelah waktu Zuhur. Saat itu, sejumlah warga bersiap melaksanakan ibadah shalat sehingga situasi di sekitar lokasi memungkinkan pelaku menjalankan aksinya.
"Dia bolak balik dulu pas kita lihat dari CCTV itu. Mereka kaya mantau baru deh ambil pas sepi. Ini kejadian baru pertama kali," ujar Gani.
Setelah berhenti, dua orang turun dari sepeda motor untuk mengambil besi penutup saluran air.
Sementara itu, satu orang lainnya tetap berada di atas sepeda motor untuk menunggu kedua rekannya menyelesaikan aksi tersebut.
Setelah berhasil mengangkut besi, kedua remaja itu kembali menaiki sepeda motor dan langsung meninggalkan lokasi. Menurut Gani, dirinya dan warga sekitar tidak mengenali ketiga remaja tersebut.
"Warga tidak ada yang kenal, sepertinya orang luar semua. Kalau warga sini pasti sudah ada yang kenal, tapi ini tidak ada yang kenal," ucap Gani.
Besi yang dicuri tersebut merupakan penutup saluran air yang dipasang di depan masjid untuk membantu akses keluar masuk kendaraan milik warga.
Sejumlah warga yang tinggal di sekitar masjid diketahui memiliki mobil sehingga membutuhkan akses yang memadai dari jalan menuju halaman rumah.
Menurut Gani, besi tersebut memiliki panjang sekitar 1,5 meter dengan lebar berkisar 30-40 sentimeter. Material itu telah terpasang selama kurang lebih 20 tahun dan baru kali ini hilang akibat pencurian.
"Besi ini ada engselnya, harusnya tidak mudah diangkat. Tapi karena sudah terpasang lama, mengalami kerusakan sehingga pelaku mudah ambilnya," kata Gani.