Menurut dia, kehadiran dua pemain baru juga memberikan energi dan semangat tambahan bagi tim. RRQ Kazu berharap kombinasi pengalaman pemain lama dan motivasi pemain muda dapat membantu mereka mempertahankan konsistensi di panggung internasional.
Dutz menambahkan, seluruh peserta tentu memiliki ambisi untuk menjadi juara sehingga setiap tim harus terus meningkatkan kemampuan dan performa.
Sementara itu, kapten Bigetron Rapik "Koja" Hidayat mengaku bersyukur timnya kembali mendapatkan kesempatan tampil di kompetisi global setelah gagal pada edisi sebelumnya di Thailand.
Ia mengatakan perjalanan Bigetron dalam beberapa waktu terakhir mengalami pasang surut. Namun, keberhasilan lolos ke Global Finals 2026 menjadi motivasi bagi seluruh pemain untuk memberikan hasil terbaik.