NADIKABAR.COM — Tim SAR gabungan mengevakuasi sebanyak 19 orang penumpang perahu motor yang mengalami mati mesin di perairan Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.
"Kami mengerahkan KN SAR Bhisma membantu proses evakuasi penumpang perahu motor," kata Kepala Kantor SAR, Pencarian dan Pertolongan Palu Moh Rizal di Palu, Minggu.
Perahu motor jenis longboat bernama Tiger berangkat dari Paisupok menuju Desa Batui Selatan, Kabupaten Banggai pada Minggu pukul 02.30 WITA. Sebelum mengalami mati mesin di perairan Tataba pada pukul 04.35 WITA.
Tim Rescue Pos SAR Luwuk bersama awak KN SAR Bhisma dan unsur terkait bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 07.00 WITA untuk melakukan pencarian dan pertolongan.
"Tim SAR kemudian menerima informasi dari awak kapal tunda PPNS bahwa perahu tersebut telah ditemukan saat melintas di lokasi kejadian," ujarnya.
Ia mengemukakan KN SAR Bhisma selanjutnya menuju lokasi penemuan pada jarak sekitar dua mil laut dari lokasi kejadian untuk mengevakuasi seluruh penumpang.
Adapun korban dievakuasi atas nama Al Zubairam (16), Rahmadi (27), Alya (16), Possa (13), Fila (14), Jumpera (42), Minar (39), Ersa (7), Gifam (10), Falexi (3), Lintang Nur Al Zahra (12), Sri (38), Asti (38), Papa (10), Nur Hayati (39), Erwin (28), Riska (30), Mita (29), dan Rahman (44) sebagai kapten kapal.
"Sebanyak 19 orang termasuk nakhoda, kemudian dibawa menuju Pelabuhan Tangkiang, Kabupaten Banggai, dan tiba pada pukul 08.23 WITA dalam kondisi sehat," ucap Rizal.
Kata dia seluruh penumpang selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga setelah dipastikan tidak ada korban yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
"Operasi SAR dinyatakan selesai dan unsur SAR terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing. Kami berterima kasi kepada para pihak ikut membantu proses pencarian dan pertolongan," kata dia menuturkan.