NADIKABAR.COM — Tim SAR gabungan menemukan korban terakhir yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, sehingga operasi pencarian dan pertolongan atau SAR resmi dihentikan pada Jumat (25/9).
Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Noer Isrodin Muchlisin di Solok, Jumat, mengatakan korban bernama Agusra ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat siang sekitar pukul 11.00 WIB di belakang Kantor Bupati Solok.
“Pada hari pertama operasi pencarian telah ditemukan satu orang meninggal dan pada Jumat pukul 11.00 WIB korban kedua bernama Agusra sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” katanya.
Ia mengatakan sejak bencana banjir bandang terjadi terdapat dua orang yang dilaporkan hilang dan keduanya telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.