Korban pertama bernama Daffa ditemukan pada hari pertama operasi pencarian, sedangkan Agusra ditemukan pada hari kelima pencarian oleh tim SAR gabungan.
Dengan ditemukannya korban terakhir tersebut, kata dia, tidak ada lagi korban yang menjadi target pencarian dalam operasi SAR khusus banjir bandang di Kabupaten Solok.
“Sudah tidak ada target ataupun korban yang harus kita lakukan pencarian dan penyelamatan, maka operasi SAR secara khusus sudah selesai,” ujarnya.
Meski operasi SAR khusus dihentikan, Basarnas bersama potensi SAR tetap bersiaga di wilayah terdampak bencana untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat.