Lokasi terakhir Kapal Virgo berada di 4°31'51.82"S 114° 2'6.88"E Heading 203.94°. Titik tersebut berjarak sekitar 80 nautical mile dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin atau sekitar 5 jam perjalanan.
Kantor SAR Banjarmasin memberangkatkan satu tim menuju Dermaga SAR Basirih. Tim kemudian bergerak menuju titik terakhir kapal menggunakan KN SAR Laksmana 241 dengan estimasi perjalanan 5 jam.
Basarnas Command Center (BCC) juga mengirimkan broadcast radio ke seluruh saluran di kawasan dan mengirimkan peta prediksi digital sebagai dasar pelaksanaan SAR.
Basarnas kemudian mengerahkan helikopter SAR, armada pencarian dari KRI TNI AL, Polairud, serta potensi personel SAR lainnya.
Dalam proses penyelamatan, sejumlah kapal di sekitar lokasi turut membantu evakuasi, di antaranya KM Hai Da, MT Mauhaw, dan TB TCP.
Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin juga mengerahkan Kapal Negara Kenavigasian KN Kunyit untuk membantu proses evakuasi.
Berdasarkan siaran pers terbaru Kemenhub, sebanyak 107 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Enam orang meninggal dunia.
"Data sementara, sebanyak 107 orang penumpang telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, 6 orang meninggal dunia, sementara proses pencarian dan pendataan lebih lanjut terus berlangsung," kata Heri dalam ralat keterangan tertulis, Minggu (13/9/2026).
Salah satu korban selamat, Ahmad Saudi, menceritakan detik Kapal Virgo mulai miring. Saat kejadian, Ahmad tengah tidur di kursi.