NADIKABAR.COM — Meninggalkan pekerjaan kantoran, pendiri Makanila mengembangkan budidaya ikan nila berbasis bioflok di Bogor dan memanfaatkan AI untuk mengatur pakan.

Jakarta - Meninggalkan pekerjaan kantoran, pendiri Makanila mengembangkan budidaya ikan nila berbasis bioflok di Bogor dan memanfaatkan AI untuk mengatur pakan.

Founder Makanila, Lucky Pransisca memberi pakan untuk ikan nila dengan metode biofolk, Bogor, Jawa Barat. Lucky memilih untuk bertani dengan meninggalkan status karyawan.

Lucky Pransisca mencatat kebutuhan pakan dan manajemen pangan untuk bubidaya ikan nila yang ia kembangkan. Saat ini ia mengandalkan teknologi Ai untuk menghitung dan membuat simulasi manajemen pakan.