"Kami melihat Imigrasi Kualanamu memiliki keunggulan strategis dalam mengelola gerbang internasional dengan standar pelayanan bernilai tinggi. Melalui kunjungan ini, para peserta diharapkan dapat mengadopsi dan mengadaptasi strategi kepemimpinan serta inovasi teknologi yang ada untuk diterapkan di instansi masing-masing sekembalinya ke Aceh," ujar Said Fadhil.

Dalam kunjungan tersebut, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Kualanamu, menyambut baik kedatangan para peserta. Pihaknya memaparkan berbagai program unggulan, mulai dari digitalisasi sistem autogate di pintu kedatangan internasional, efisiensi alur pembuatan paspor, hingga strategi kepemimpinan dalam membangun budaya kerja berorientasi pelayanan di lingkungan keimigrasian.