Ita menilai persiapan atlet sejauh ini sudah berjalan maksimal. Selanjutnya, kesiapan tersebut akan diuji saat mereka bertanding di Dakar.

"Kalau target mengikuti arahan Kemenpora karena di tim CdM hanya untuk melaksanakan persiapan kontingen. Tapi melihat (persiapan) atletik di Asian Youth Games mendapatkan medali, kemudian renang juga telah mencapai waktu terbaiknya. Judo sekarang latihan di Jepang, rasanya persiapannya sudah sangat maksimal," ungkapnya.

Ita menegaskan bahwa target kontingen Indonesia bukan semata-mata meraih medali. Persiapan menuju YOG 2026 juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet muda agar siap bersaing di level yang lebih tinggi, termasuk Olimpiade 2032.

"Jadinya persiapannya masih panjang," ujar Ita.