Selain kesiapan teknis, Ita menyoroti pentingnya pendekatan dan dukungan khusus bagi atlet junior. Sebab, tidak semua atlet memiliki pengalaman bertanding di luar negeri. Karena itu, tim CdM ingin memastikan para atlet merasa nyaman selama menjalani perjalanan dan pertandingan.
"Berbeda dengan senior kami ingin beri motivasi dan rasa nyaman. Perjalanan ini akan jauh ke Sinegal, saya sendiri belum pernah ke sana. Jadi bagaimana kondisi, cuaca, makanan, di lapangan seperti apa, kami berkerja sama dengan KBRI di sana. Sebab, kami ingin semua terlaksana dengan baik," kata Ita.
"Tadi juga saya baru tahu di badminton ada nutrisi masing-masing, dan ini akan kami komunikasikan dengan KBRI agar mereka dapat katering khusus untuk para atlet."
"Ini adalah kali pertama dan saya akui tak mudah dan menantang tapi insya Allah berjalan baik," harap Ita.