NADIKABAR.COM — Ponsel lama yang sudah tidak digunakan sering kali dibiarkan menumpuk di dalam laci, padahal perangkat tersebut tidak disarankan untuk langsung dibuang ke tempat sampah karena mengandung material berharga dan berpotensi menimbulkan risiko keamanan data serta lingkungan.

Dikutip dari Real Simple, Sabtu (7/11) waktu setempat, peneliti material dan lingkungan dari Temple University Astha Upadhyay, Ph.D., mengatakan ponsel mengandung sejumlah logam penting, seperti emas, perak, kobalt, dan litium.

Logam tersebut membutuhkan energi serta sumber daya alam untuk ditambang. Karena itu, mendaur ulang perangkat elektronik dapat membantu mengembalikan material berharga ke dalam rantai pasok dan mengurangi kebutuhan penambangan baru.

"Ketika kita membuang perangkat elektronik, kita berisiko kehilangan material tersebut dari siklus pemanfaatan sumber daya," kata Upadhyay.

Selain persoalan lingkungan, ponsel lama juga menyimpan informasi pribadi, seperti kata sandi, pesan, foto, dan detail akun. Aimee Simpson, Direktur Pemasaran Produk di perusahaan keamanan siber Huntress, mengingatkan bahwa data tersebut masih dapat diakses meskipun ponsel sudah tidak digunakan.

Sebelum menjual atau memberikan ponsel kepada orang lain, pengguna disarankan mencadangkan data yang masih dibutuhkan, keluar dari seluruh akun, kemudian melakukan pengaturan ulang ke setelan pabrik atau factory reset.

Pengguna juga dapat menjual ponsel melalui platform barang bekas atau memberikannya kepada orang yang membutuhkan. Cara tersebut dapat memperpanjang masa pakai perangkat dan mengurangi kebutuhan membeli ponsel baru.

Pilihan lainnya adalah memanfaatkan program tukar tambah atau trade-in yang disediakan produsen dan peritel. Program tersebut dapat memberikan uang atau kredit belanja sekaligus mengarahkan perangkat untuk diperbaiki, digunakan kembali, atau didaur ulang.

Upadhyay menilai memperbaiki ponsel yang rusak, misalnya dengan mengganti layar atau baterai, juga menjadi pilihan yang lebih berkelanjutan dibandingkan langsung membeli perangkat baru.

Jika ponsel sudah tidak dapat digunakan, pemilik dapat mencari program pengumpulan dan daur ulang limbah elektronik yang disediakan produsen, peritel, atau pemerintah setempat.

Baterai ponsel yang dibuang secara tidak tepat juga berpotensi menimbulkan bahaya kebakaran. Karena itu, perangkat elektronik yang sudah tidak terpakai perlu disalurkan melalui fasilitas pengelolaan limbah elektronik yang sesuai.

Penerjemah: Farika Nur Khotimah