NADIKABAR.COM — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mewanti-wanti angka inflasi Indonesia yang semakin mendekati batas atas sasaran pemerintah sebesar 3,5%. Ia mengingatkan kenaikan harga kebutuhan pokok akan sangat berdampak terhadap masyarakat miskin.

Inflasi tahunan Indonesia meningkat dari 3,19% pada Agustus menjadi 3,28% pada September 2026. Oleh karena itu, Tito meminta sinergitas tim redaksi pusat dan daerah untuk menjaga inflasi tetap di bawah batas 3,5%.

"Dan ini sudah mendekati titik yang penting bagi kita, yaitu threshold tertinggi yang ditarget oleh pemerintah adalah 3,5%. Kita harus berusaha keras, pusat dan daerah, agar jangan sampai di atas 3,5%," ujar Tito dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 di Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).

Menurut Tito, kenaikan inflasi paling dirasakan masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya kelompok desil 1 dan 2. Pasalnya, kelompok tersebut sangat bergantung pada pendapatan harian untuk memenuhi kebutuhan hidup.