NADIKABAR.COM — Satgas TNI Manunggal Membangun Desa Regular Komando Distrik Militer 0736/Batang, Jawa Tengah, bersama warga mempercepat proses pembangunan jalan sepanjang 530 meter dari Desa Sembung menuju ke Kawasan Industri Terpadu Batang seiring dengan mendekati musim hujan.
Komandan Kodim 0736/ Batang Letkol Inf. Didik Sudarmawan di Batang, Selasa, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan pembangunan jalan penghubung ini selesai awal November 2026 atau sebelum memasuki musim hujan.
"Kami akan melakukan kerja lembur sampai malam agar pembangunan jalan penghubung ini selesai sebelum memasuki musim hujan," katanya.
Menurut dia, pihaknya memastikan pengerjaan jalan penghubung ini akan dilakukan lebih maksimal dengan mengerahkan anggota satgas yang siap kejar target agar hasil tepat waktu.
Pada proses pembangunan jalan penghubung ini, kata dia, seluruh warga setempat bekerja sama dengan anggota TMMD hingga pengerjaan berjalan lancar tanpa ada halangan.
"Kendala tidak ada, selama ini semua bekerja sesuai target yang dirancang apalagi warga bahu-membahu mendukung program pembangunan jalan tembus ke KITB ini," katanya.
Didik Sudarmawan mengapresiasi kerja sama yang ditunjukkan antara warga bersama Satgas TMMD dalam upaya mengerjakan jalan pengubung dari Desa Sembung menuju ke KITB tersebut.
"Oleh karena itu, kami upayakan awal November 2026 jalan penghubung Desa Sembung sudah selesai dan bisa dilintasi warga yang akan menuju KITB," katanya.
Kepala Desa Sembung Muhammad Untung mengatakan, progres pembangunan jalan penghubung ini menunjukkan peningkatan yang baik.
"Secara ekonomi jelas, dari awal pembukaan TMMD, hingga sekarang proses pengerjaan jalan, UMKM kami terdampak langsung. Pedagang jelas laku keras jualannya apalagi saat jalan penghubung sudah jadi akan lebih meningkatkan nilai ekonomi warga karena produknya akan terdistribusi sampai luar daerah," katanya.
Menurut dia, pembangunan jalan penghubung ini dipastikan akan membantu aktivitas perekonomian warga yang sebelumnya harus memutar tetapi nantinya akan mengefektifkan waktu tempuh, khususnya warga yang akan bekerja di KITB.
"Lewat jalan alternatif yang dibangun TNI ini, warga yang sebelumnya dari jalan lingkar Plelen itu membutuhkan waktu sekitar satu jam tetapi nantinya hanya cuma 10 menit dari Desa Sembung ke KITB," katanya.