Kepala Desa Sembung Muhammad Untung mengatakan, progres pembangunan jalan penghubung ini menunjukkan peningkatan yang baik.
"Secara ekonomi jelas, dari awal pembukaan TMMD, hingga sekarang proses pengerjaan jalan, UMKM kami terdampak langsung. Pedagang jelas laku keras jualannya apalagi saat jalan penghubung sudah jadi akan lebih meningkatkan nilai ekonomi warga karena produknya akan terdistribusi sampai luar daerah," katanya.
Menurut dia, pembangunan jalan penghubung ini dipastikan akan membantu aktivitas perekonomian warga yang sebelumnya harus memutar tetapi nantinya akan mengefektifkan waktu tempuh, khususnya warga yang akan bekerja di KITB.
"Lewat jalan alternatif yang dibangun TNI ini, warga yang sebelumnya dari jalan lingkar Plelen itu membutuhkan waktu sekitar satu jam tetapi nantinya hanya cuma 10 menit dari Desa Sembung ke KITB," katanya.